• About
  • Contact
  • Submit Article

Pengertian dan Pentingnya Identitas Nasional

 on Wednesday, November 16, 2016  

Pengertian dan Pentingnya Identitas Nasional - Indonesia merupakan negara dan tanah air kita tercinta. Indonesia lahir pada tahun 1945 dan pada waktu itu belum mendapat pengakuan dari dunia, walaupun sudah ada beberapa negara yang sudah mengakui kedaulatan Negara Indonesia. Dengan demikian Indonesia memerlukan identitas nasional yang mewakili Negara Indonesia di mata dunia. Ini saya bagikan informasi mengenai identitas nasional Negara Indonesia.

A.        Pengertian dan Jenis Identitas
Istilah identitas nasional terdiri atas dua kata identitas dan nasional. Identitas berasal dari bahasa Inggris identity yang secara harafiah berarti jati diri, ciri-ciri, atau tanda-tanda yang terdapat pada seseorang atau sesuatu sehingga mampu membedakannya dengan yang lain. Menurut sudut pandang antropologi, identitas merupakan sifat khas menerangkan dan sesuai dengan kesadaran diri, golongan, kelompok, dan komunitas.
Berdasar hal ini, kita dapat membedakan dua jenis identitas, yakni identitas diri atau individu (person’s civil identity) dan identitas kolektif atau kelompok (group identity). Identitas diri lebih spesifik membedakan dngan orang lain, misal dari ciri fisik, nama, agama yang dianut, dan kebangsaaan ia berasal. Identitas kelompok bisa menunjuk kelompok sebagai persekutuan hidup, mulai dari keluarga, golongan, suku, dan bangsa.
Kata nasional berasal dari kata nation (bahasa Inggris) yang berarti bangsa. Istilah bangsa menunjuk pada persekutuan hidup manusia yang diikat karena persamaan objektif (fisik) seperti ciri fisik, ras, agama, bahasa, wilayah, dan budaya ata persamaan subjektif seperti kesamaan nasib dan tujuan.
Kedua dasar pengelompokkan ini sama-sama mencirikan bangsa. Namun dalam perkembangannya, bangsa yang terbentuk karena kesamaan fisik (faktor objektif) dewasa ini lebih dikenal dengan istilah suku, etnik, atau suku bangsa. Sedangkan bangsa yang terbentuk karena faktor-faktor subjektif tetap dikenal dengan istilah bangsa. Bangsa (nation) dewasa ini semakin kuat dengan mengikatkan diri sebagai suatu kesatuan politik, yakni dengan membentuk organisasi kekuasaan yang dinamakan negara. Bangsa dalam kesatuan politik bisa meliputi banyak suku bangsa di dalamnya.
Terkait dengan dua jenis bangsa dan dasar pengelompokannya ini, kita juga dapat membedakan dua jenis identitas, yakni identitas kebangsaaan (nasional) dan identitas kesukubangsaan (lokal).
B.        Identitas Nasional dan Identitas Lokal
Pengertian dan Pentingnya Identitas Nasional
Garuda Pancasila Simbolku dan Merah Putih Benderaku Indonesia
Identitas nasional menunjuk pada penanda yang melekatp padda manusia-manusia yang menyatakan dirinya sebagai satu bangsa baik yang diikat oleh kesamaan-kesamaan fisik seperti ras, budaya, agama, dan bahasa maupun non-fisik seperti keinginan, cita-cita, dan tujuan. Oleh karena itu, dapat dimengerti bahwa identitas tidak hanya menunjuk pada ciri fisik yang dimiliki tetapi juga pada ciri non-fisik, seperti keinginan, cita-cita, atau gagasan (nilai) yang nantinya tercermin dalam sikap dan perilaku pemilik identitas tersebut.
Dalam literatur asing dinyatakan “national identity is a person’s identity and sense of belonging to one state or to one nation, a feeling one shares with a group of people, regardless of one citizenship status (en.wikipedia.org). identitas nasional lebih merujuk pada rasa kepemilikan bersama sebagai satu negara atau satu bangsa. Bahkan perasaan sebagai satu kelompok tanpa membedakan status kewarganegaraan. Misal, orang-orang Arab meskipun status kewarganegaraannya berbeda, merasakan sebagai satu identitas yang bisa dibedakan dengan bangsa lain.
Seturut dengan perkembangan konsep bangsa yang merujuk pada persekutuan hidup manusia dalam satu kekuasaan politik, maka konsep identitas nasional dewasa ini juga menunjuk pada penanda-penanda yang dibuat oleh negara bangsa sebagai satu kekuasaan politik guna membedakan dengan negara bangsa lainnya.
Negara bangsa yang merdeka berusaha menciptakan beberapa penanda sebagai identitas nasionalnya, misal dengan wilayah yang sama, bendera negara, lambang negara, mata uang negara, semboyan negara, lagu kebangsaan, dan sebagainya. Tidak hanya penanda dalam wujud fisik tetapi negara baru juga dapat menciptakan penanda-penanda yang bersifat non fisik tersebut seperti ideologi bersama, memori kesejarahan yang sama, budaya politik, nilai, cita-cita, dan tujuan yang sama. Tugas mensosialisasikan dan menanamkan penanda-penanda itu diberikan kepada lembaga publik seperti sekolah, partai, organisasi kemasyarakatan, dan juga birokrasi.
Pada akhirnya identitas nasional sebuah negara bangsa adalah penanda yang menjadikan ciri khas dari warga negara yang terhimpun dalam satu negara bangsa, baik dalam dimensi fisik maupun non fisik yang dimanifestasikan dalam sikap dan perbuatannya. Identitas nasional bersifat multidimensional yang menurut Anthony D Smith (1991) mencakup perasaan yang sama akan “komunitas, politik, sejarah, wilayah, rasa cinta tanah air, kewarganegaraan, nilai bersama, dan budaya yang sama.”.
Di dalam wilayah nasional suatu negara terdapat kelompok-kelompok skala lokal, misal suku bangsa, ras, dan kelompok agama dan komunitas lokal lainnya. Para anggota komunitas itu juga memiliki identitas, misal bisa ditandai dari pakaian, simbol, dan bahasa yang digunakan. Mereka juga memiliki nilai, ide dan gagasan yang dianut oleh kelompok tersebut. Mereka memiliki identitas yang dapat disebut identitas lokal.
Identitas lokal juga memiliki dimeni fisik dan non fisik sebagaimana identitas nasional. Mereka memiliki lambang, simbol, semboyan, dan bahasa. Mereka juga memiliki ide, nilai, dan gagasan yang memengaruhi sikap dan perilaku sehingga bisa dibedakan dengan kelompok lain.
C.        Pentingnya Identitas
Kembali pada ilustrasi di awal bab, apabila warga negara Indonesia pergi ke luar negeri, maka adakah yang membedakan kita dengan mereka? Dengan menyatakan “kita” dan “mereka” berarti sudah ada pembeda. Kita dapat membedakan mereka karena adanya identitas. Dengan demikian, identitas berfungsi sebagai pembeda. Identitas nasional dapat membedakan antara kita sebagai bangsa Indonesia dengan mereka sebagai bangsa lain.
Di sisi lain, apabila orang-orang memiliki identitas yang sama, mereka dapat disatukan dalam ikatan identitas tersebut. Misalnya satu bahasa yang sama digunakan oleh orang-orang dari berbagai latar yang berbeda. Ini berarti identitas akan bahasa dapat menyatukan orang-oran tersebut. Dengan demikian, identitas berfungsi sebagai pemersatu. Identitas yang sama maka dapat menyatukan orang-orang yang ada di suatu wilayah.
Berdasarkan uraian di atas, arti penting identitas nasional bagi suatu bangsa adalah sebagai pemersatu bangsa yang bersangkutan sekaligus sebagai pembeda dengan bangsa lain. Bangsa yang bersatu karena identitas yang sama dapat menimbulkan rasa kebanggan, kebersamaan, dan kecintaan pada bangsa dan tanah airnya. Di sisi lain, identitas nasional yang mampu membedakan dengan bangsa lain akan menumbuhkan saling penghargaan toleransi, hormat menghormati, dan sikap apresiatif terhadap identitas lain tersebut.
sumber:
Narmoatmojo, W., Ediyono, S., Rejekiningsih, T., Permata, R. V. 2015. Pendidikan Kewargenagaraan untuk Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Pengertian dan Pentingnya Identitas Nasional 4.5 5 Kuingin Baca Wednesday, November 16, 2016 Pengertian dan Pentingnya Identitas Nasional Pengertian dan Pentingnya Identitas Nasional - Indonesia merupakan negara dan tanah air kita tercinta. Indonesia lahir pada tahun 1945 ...


Kuingin Baca